Program BIPA Unisma telah berdiri sejak tahun 2005. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Agama untuk program pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa dari Thailand, Myanmar, dan Vietnam yang akan belajar agama di Indonesia. Program selanjutnya adalah untuk mahasiswa dari Somalia. Mahasiswa dari Somalia tersebut dikirim untuk belajar di Universitas Islam Malang. Selanjutnya, pada Mei-Juni 2016, BIPA Unisma juga menyelenggarakan pembelajaran BIPA melalui program kerja sama pendidikan dengan Princes of Songkla University, Thailand. Program ini diberi nama Program Kursus Musim Panas Pembelajaran Bahasa dan Budaya Indonesia 2016.
Pembelajaran BIPA di Unisma dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran yang komunikatif, tematik, dan menyenangkan. Kegiatan pembelajaran tidak hanya dengan metode ceramah, tetapi juga menggunakan metode imersi total. Metode imersi membuka kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk menggunakan bahasa Indonesia secara utuh, baik di dalam maupun di luar kelas. Dosen sebisa mungkin tidak menggunakan bahasa asing, tetapi menggunakan bahasa Indonesia dalam proses belajar mengajar.
Kegiatan kelas di BIPA Unisma sangat beragam karena peserta didik dilibatkan dalam praktik materi kebahasaan yang berkaitan dengan komunikasi sehari-hari. Selain itu, mereka juga dilibatkan dalam praktik bermain peran sesuai tema di setiap pertemuan.
BIPA Unisma juga memiliki kelas budaya untuk peserta didik asing. Kelas ini memfasilitasi peserta didik yang ingin mempelajari budaya tradisional Indonesia. Terdapat beberapa kelas budaya yang disediakan oleh BIPA Unisma, yaitu tari tradisional, musik gamelan, batik, dan masangan malangan. Kegiatan pembelajaran bahasa dan budaya dilakukan secara intensif tergantung pada jenis dan durasi program BIPA. Kelas bahasa memiliki tugas akhir berupa penulisan esai akhir yang akan dipresentasikan pada ujian akhir. Sementara itu, di akhir kelas budaya, peserta didik akan menampilkan apa yang telah dipelajari di kelas budaya selama program berlangsung. Peserta didik diharapkan untuk mempresentasikan pertunjukan budaya mereka di akhir program.
